Senin, 29 Februari 2016

Midnight Game

Nah, sekarang saya akan membahas sebuah permainan yang cukup populer di kalangan penggemar Creepy Ritual masa ini. Midnight Game, tidak asing bukan? Minimal, Anda sudah pernah mendengar namanya, walau tidak tertarik atau terlalu takut[?] untuk membaca artikel tentang konten ini.

Midnight Game ini sejatinya bukanla sebuah Game. Ini adalah prosesi hukuman dalam aliran pagan kuno. Lebih tepatnya seperti perlawanan menghadapi sosok yang disebut-sebut sebagai Midnight Man ini.

Berhubung permainan ini tidak mengandung syarat-syarat sulit seperti pengorbanan atau semacamnya, maka banyak kalangan [apalagi para remaja keras kepala] yang tertarik memainkannya.

Saya peringatkan sebelumnya, untuk tidak memainkan permainan ini. Saya tidak bertanggung jawab untuk resiko fatal yang nanti dapat diterima oleh pemain. Karena saya sendiri masih berakal sehat, saya ingin hidup dengan tenang tanpa gangguan Midnight Man ini.

Saya peringatkan lagi, kalau Anda nekat memainkan ini, berarti Anda gila.

Cara bermain :

-Yang Anda butuhkan hanya secarik kertas, jarum atau apapun yang tajam, garam, pena atau pensil, lilin besar, korek api [jangan pemantik gas, itu sama sekali tidak berguna], dan keberanian.
-Kemudian, bermainlah di rumah yang memiliki pintu kayu, benar-benar harus kayu.
-Lalu tulis nama Anda di atas secarik kertas tadi, nama lengkap
-Tusuk jari Anda dengan jarum, teteskan setetes darah Anda pada kertas bertuliskan nama Anda tadi. Usahakan sampai darah benar-benar meresap.
-Tempatkan kertas itu di depan pintu kayu rumah tersebut, dan letakkan lilin menyala di atas kertas tadi.
-Matikan semua lampu di rumah itu, dan berdirilah menghadap pintu kayu.
-Pada tengah malam, ketuklah pintu 22 kali, usahakan untuk menyelesaikan ketukan sebelum jam 00.01. 
-Buka pintu dan tiup lilin, bawa lilin itu bersama Anda, nyalakan lagi.

Dengan ini, Anda telah mengundang Midnight Man.

Game ini hanya Game untuk menghindari Midnight Man. Jadi jika Anda selamat, Anda bisa melanjutkan hidup dengan tenang.         
Jadi, setelah kita mengundang Midnight Man, kita harus berusaha menghindarinya dalam gelap ruangan. Cukup pakai lilin sebagai penerangan. Jangan coba-coba menylakan satu lampu pun.

Jika nanti lilin Anda terasa bergoyang atau hendak mati, berarti Midnight Man ada di dekat kalian. Usahakan segera menyalakan lilin dalam sepuluh detik. Secepat yang Anda mampu untuk menghindari Midnight Man. Karena kalau tidak, itulah akhir permainan. Anda bisa aja mati dibunuh Midnight Man, atau malah dibawa ke tempat yang mungkin Anda tidak pernah mau membayangkannya.

Jika Anda dapat menyalakan lilinnya dalam sepuluh detik, Anda masih bebas bergerak menghindari Midnight Man sampa waktu tenggat permainan, jam 03.33.

Namun jika tidak, taburkan garam disekeliling Anda, itulah pertahanan terakhir yang dapat Anda lakukan. Jangan keluar dari lingkaran garam atau Anda tamat. Berdiamlah di sana sampai pukul 03.33.

Jika Anda berhasil bertahan hingga pukul 03.33, maka Anda menang. Dan dapat tidur setelahnya.

Anda tertarik mencobanya? Silakan saja. Lakukan permainan ini sendirian. Saya sudah bilang ini berbahya, namun jika Anda cukup keras kepala untuk bermain, saya tidak berhak menahan.

Berikut ini catatan bantuan mengenai Midnight Man. Jika dia mulai mendekati Anda, berikut tandanya :
-Akan tampak sekelebat bayangan seorang pria dalam kegelapan
-Lilin Anda akan padam
-Anda dapat mendengar langkah kaki atau bisikan pelan
-Bisa jadi Anda akan merasa kegelapan makin pekat atau merasa kedinginan

Dan apapun yang terjadi jangan nyalakan lampu, memakai pemantik, dan membuat Midnight Man marah. Juga jangan menggunakan darah orang lain di atas kertas tadi. Senter juga tidak diperbolehkan

Tertarik? Atau mundur? Tidak akan yang bilang kau pengecut saat mundur, itu artinya kau masih waras.


Mungkin sekian, saya akan mencari permainan lagi lain kali. Mungkin saya akan coba salah satu.
Oh, dan jika kalian bertanya kenapa post ini punya tulisan yang lebih besar, itu karena saya paham. Mata Anda akan sakit jika melihat tulisan kecil seperti post saya sebelumnya.

Sampai jumpa.
Semoga saat kita bertemu lagi, kita masih berada di alam yang sama.          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar